Masyarakat Parigi Moutong Tegas Menolak Kehadiran Ormas Radikal


Parigi Moutong, Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk kehadiran dan aktivitas organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berpaham radikal serta berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keharmonisan sosial di daerah tersebut.

Penolakan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen masyarakat Parimo dalam menjaga persatuan, toleransi, serta nilai-nilai kebhinekaan yang selama ini telah menjadi fondasi kehidupan sosial di wilayah tersebut. Masyarakat menilai paham radikalisme bertentangan dengan nilai budaya lokal, prinsip hidup damai, serta semangat kebersamaan yang dijunjung tinggi.


Tokoh masyarakat Parimo menegaskan bahwa ruang publik harus tetap aman dan kondusif bagi seluruh warga tanpa adanya intimidasi, ujaran kebencian, maupun ajakan yang dapat memecah belah persatuan.


“Parigi Moutong adalah daerah yang menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama dan antarwarga. Kami menolak dengan tegas segala bentuk paham radikal yang berpotensi merusak tatanan sosial dan mengganggu stabilitas keamanan,” tegas salah satu perwakilan masyarakat.


Masyarakat juga mengajak seluruh elemen, termasuk tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan perempuan, untuk bersama-sama memperkuat ketahanan sosial melalui dialog, edukasi, dan pendekatan persuasif guna mencegah masuknya paham-paham ekstrem di tengah masyarakat.


Selain itu, masyarakat Parimo menyatakan dukungan penuh kepada aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif. Penolakan terhadap ormas radikal ini diharapkan menjadi pesan jelas bahwa Parimo terbuka terhadap perbedaan, namun tegas terhadap segala bentuk ideologi yang mengancam persatuan dan kedamaian

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم
Post ADS 1
Post ADS 1