Parigi Moutong – Dukungan terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menguat dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong. Tidak hanya tokoh agama, dukungan juga secara tegas disampaikan oleh Ketua LS ADI Kabupaten Parigi Moutong, Mastang, S.Pd, serta Ketua Serikat Buruh Kabupaten Parigi Moutong, Moh. Ikbal, yang menyatakan komitmen mendukung Polri di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia.
Para tokoh menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai pilar utama penjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa. Di bawah arahan Presiden RI, Polri dinilai terus berbenah dan menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan berkeadilan.
Ketua LS ADI Kabupaten Parigi Moutong, Mastang, S.Pd, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap Polri sebagai institusi negara yang menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional. Ia menilai sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama terciptanya keamanan yang berkelanjutan.
“Polri di bawah kepemimpinan Presiden RI harus terus kita dukung bersama. Keamanan adalah fondasi utama pembangunan dan persatuan bangsa,” tegas Mastang.
Senada dengan itu, Ketua Serikat Buruh Kabupaten Parigi Moutong, Moh. Ikbal, menegaskan bahwa kaum buruh juga berdiri bersama Polri. Menurutnya, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sangat penting bagi perlindungan hak-hak pekerja serta kelangsungan aktivitas ekonomi.
“Kami dari serikat buruh mendukung penuh Polri di bawah Presiden RI. Keamanan dan ketertiban menjadi syarat utama terciptanya kesejahteraan pekerja,” ujar Moh. Ikbal.
Sementara itu, tokoh-tokoh agama di Parigi Moutong mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa. Mereka menilai Polri sebagai mitra strategis masyarakat dalam merawat harmoni sosial.
Dukungan lintas elemen ini mencerminkan kuatnya kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi negara yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.
Sinergi antara tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, buruh, dan Polri diharapkan terus terjaga demi menciptakan Parigi Moutong yang aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkuat persatuan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia.


Posting Komentar